Power Supply Komputer merupakan sumber
listrik utama yang menyediakan tegangan + 12V,
-12V, + 5V, -5V, dan sinyal POR (Power On
Reset) untuk mengaktifkan motherboard. Daya
maksimal yang dapat di konsumsi oleh power
supply ini sekitar 200 watt dengan tegangan
masuk sebesar 220 V AC dari PLN. Dengan
efisiensi yang sangat tinggi power supply ini
sekitar 200 watt dapat menyediakan tegangan
sebesar + 5V dengan arus sekitar 15 - 20 A untuk
keperluan peralatan digital motherboard, disk
drive, hard disk, fan prosessor, CD-Rom Drive
dan card-card yang dimaksudkan pada slot
motherboard.
Bila beban power supply berlebihan, maka
komputer akan tidak jalan atau bisa berjalan tetapi
tidak normal terutama pada saat kelistrikan yang
di butuhkan meningkat sampai limit. Kerusakan
yang sering terjadi ialah akibat beban berlebihan,
tegangan masuk yang tidak stabil, sistem ground
yang tidak baik, dan sebab-sebab lain. Gangguan
paling fatal untuk untuk power supply ialah bila
tidak mengeluarkan tegangan sama sekali,
walaupun sudah di beri tegangan masuk sesuai
dengan kebutuhan. Cara praktis untuk
memperbaiki power supply komputer dapat di
lakukan sebagai berikut :
[1]. Lepaskan kotak power supply dari cassing
agar memudahkan memeriksa rangkaian
elektronik dan lepaskan seluruh kabel dari alat-alat
lain. Bukalah kotak power supply sambil
memeriksa fisik komponen elektronik, barangkali
ada yang terbakar dapat diketahui.
[2]. Periksalah FUSE pada masukkan AC 220V dari
sumber listrik luar, lepaskan FUSE tersebut dari
soketnya dan ukur hubungan kawat
pengamannya dengan ohm-meter pada posisi
X1. Jarum ohm-meter harus menunjukkan nilai
sekitar 0 ohm, yang berarti FUSE tersebut masih
baik. Jika ohm-meter menunjukkan angka yang
tak terhingga, berarti FUSE sudah putus, harus
diganti baru. Jangan melakukan sambungan
kawat pada FUSE yang sudah putus, karena batas
arus lelehnya mungkin akan menjadi lebih besar
dan akan menyebabkan kerusakan bagian lain.
[3]. Jika FUSE baik atau sudah diganti baru tetapi
masih juga tidak dapat mengeluarkan tegangan
DC, maka lanjutkan dengan memeriksa transistor
power switching 2SC3039 (dua buah) yang
bertugas sebagai kendali catu daya secara PWM.
Lepaskan dua transisitor 2SC3039 tersebut dari
PCB dan lakukan pemeriksaan kondisi masing-
masing dengan multimeter. Bila salah satu
transistor rusak untuk menggantinya sebaiknya
keduanya diganti dengan transistor baru, agar
karakteristiknya terjamin dan simetris,
ketidakseimbangan karateristik dua transistor ini
menyebabkan gangguan stabilitas tegangan DC
yang dikeluarkan power supply.
[4]. Lepaskan diode brigde atau empat buah
diode perata yang langsung meratakan arus listrik
AC pada bagian masukkan, periksalah kondisi
diode ini dengan multimeter. Kadang sering
terjadi salah satu diode-nya bocor atau hubungan
singkat, sehingga arus listrik AC ikut masuk ke
rangkaian switching dan melumpuhkan power
supply secara keseluruhan transistor power akan
ikut rusak, terbakar. Bahkan jika tingkat kebocoran
diode ini ini sangat besar, maka trafo switching
akan meleleh, kawatnya terkelupas, dan
terhubung singkat, kerusakan ini yang paling fatal.
[5]. Periksa juga transistor pembangkit pulsa
"power on reset", juga kapasisitor dan resistor
yang terdapat pada rangkaian basis transistor
tersebut. Jika rangkaian transistor ini bekerja
dengan baik, maka seluruh hasil regulasi
tegangan DC akan di reset oleh pembangkit PWM
dan akibatnya power supply tidak mengeluarkan
DC sama sekali. Gantilah transistor baru jika dari
pengetesan transistor POR ini ternyata rusak.
Begitu juga apabila kapasitor di test akan kering,
nilainya berubah, maka harus di ganti baru
dengan nilai yang persis sama dengan
sebelumnya.
[6]. Karena Power Supply komputer umunya
bekerja dengan temperatur yang lebih tinggi dari
suhu ruangan, maka ada kemungkinan karena
panas yang berlebihan menyebabkan solderan
kaki-kaki komponen atau kabel-kabel ada yang
terlepas. Periksalah seluruh solderan pada PCB
Power Supply, lebih bagus lagi pastikan
hubungannya di perbaiki dengan jalan di solder
ulang dengan timah yang lebih lunak (encer, flux
60/40). Sehingga hubungan kabel atau kaki
komponen yang mungkin longgar dapat di jamin
bersambung kembali dan umumnya power
supply akan dapat bekerja normal kembali.
[7]. Komponen aktif yang pengetesannya tidak
dapat di lakukan dengan multimeter adalah
ICTL494 yang bertugas sebagai pembangkit
PWM untuk mengendalikan transistor power
switching bekerja. IC ini hanya di test dengan
membandingkan terhadap IC yang normal pada
power supply yang lain yang sejenis. Pergunakan
soket IC yang dicurigai rusak dengan IC
pembanding yang masih bagus.
[8]. Bila proses pemeriksaan dan pergantian
komponen yang rusak sudah dilakukan secara
keseluruhan, maka cobalah power supply
dihidupkan dengan memasang beban berupa
disk drine saja. Periksalah apakah kipasnya
berputar, ukur tegangan kabel yang berwarna
kuning (+12), merah (+5), biru (-5), biru (-12),
orange (POR) terhadap kabel warna hitam
(ground). Bila parameter tegangan pada kabel-
kabel tersebut sudah benar, matikan power
supply dan gantilah bebannya dengan
motherboard atau beban lengkap seperti semula,
cobalah sekali lagi.
Monday, February 1, 2010
Tuesday, November 3, 2009
Perbaikan Ponsel Menggunakan Kode
TIPS Wahana Ponsel kali
ini menyangkut cara
perbaikan kerusakan
ponsel dengan
menggunakan kode
rahasia dan
pengerjaanyapun sangat
mudah.
Banyak pengguna panik
jika ponselnya
bermasalah.
Mereka kerap langsung
mendatangi pusat
service untuk
membereskannya.
Sebenarnya ada
beberapa cara yang bisa
dilakukan sendiri jika
ponsel bermasalah.
Antara lain dengan
melakukan format dan
reset factory setting
atau lebih dikenal
dengan hard reset
ponsel.
Mungkin sebagian dari
pengguna tak tahu atau
takut untuk
melakukannya. Padahal,
dengan reset factory
setting banyak
permasalahan ringan
pada ponsel yang
menurut Anda berat
dapat diatasi.
Berikut pengalaman
kami dalam memperbaiki
kerusakan ponsel dengan
menggunakan kode
rahasia dari berbagai
jenis ponsel:
- Atasi Hang yang dapat
membuat kinerja ponsel
lambat atau tak
berfungsi sama sekali.
- Atasi sering restart
atau auto on of.
- Atasi sering mati
sendiri dalam beberapa
menit atau jam.
- Atasi tak ada dering
akibat mengaktifkan
menu switch off tapi tak
tahu cara
mengaktifkannya.
- Atasi tulis SMS tak bisa
tampil abjad/huruf, yang
tampil hanya Numerik
atau angka.
- Atasi tak bisa tulis SMS
akibat foldernya hilang.
- Atasi salah satu menu
icon pada ponsel tak bisa
diaktifkan.
- Atasi munculnya pesan
PHONE LOCK.
- Atasi tampilan menu
kacau dan tak beraturan.
- Atasi virus.
- Atasi munculnya pesan
"application closed".
- Atasi munculnya pesan
"system Error".
- Atasi munculnya pesan
"Phone start UP
CONTACT RETAILER".
- Atasi 4 kali blink nokia
pada ponsel Nokia seri
symbiyan.
- Atasi kamera error saat
ambil gambar atau
muncul pesan kamera
NOT READY dan tak bisa
digunakan.
- Atasi munculnya pesan
" MEMORY FULL"
padahal isi memory
masih banyak kosong.
Beberapa hal yang harus
diperhatikan sebelum
melakukan perbaikan:
1. Ponsel akan kembali
pada settingan awal,
seperti awal mula
factory setting, sehingga
data-data penting
seperti Phonebook,
ringtone, gambar, dan
aplikasi akan hilang.
Gunakan software
bawaan, seperti PC suite
untuk memback-up data
atau jika ponsel Anda
menggunakan Memory
eksternal pindahkan
data ke memory
tersebut.
2. Hafalkan lokasi
settingan bahasa, untuk
mencegah perubahan
bahasa tampilan yang
membingungkan,
terutama pada ponsel
yang Anda kurang
memahami menunya.
3. Untuk seri
communicator Anda
dapat menghapus file
Office-nya sehingga
harus instal kembali.
Cara-cara Reset
berdasarkan urutan
kerusakan yang sering
ditemui:
1. Nokia seri 60
- Pastikan baterai full
atau minimal terisi
setengahnya untuk
mencegah gagal
melakukan proses
rebooting.
- Sebaiknya jangan
gunakan kartu memori
karena dapat
mengakibatkan kartu
memory tak terbaca
setelah proses rebooting.
- Proses reset dilakukan
pada saat ponsel hidup
dan menggunakan
simcard.
- Masukkan kode *#7780#
lalu akan tampil pesan
notifikasi pada layar
untuk melakukan reset,
tekan OK. Setelah itu,
Anda diminta
memasukkan security
kode phone, masukkan
kode standarnya yaitu
12345, ponsel akan
mereset data tersebut
dan tunggu sampai
proses selesai. Jika kode
sandar sudah diubah,
Anda tak dapat
melakukan proses ini.
- Masukkan kode
*#7370# . lakukan proses
seperti soft reset.
Langkah ini sangat
efektif untuk mengatasi
berbagai masalah pada
ponsel Nokia seri 60.
- Ponsel dalam kondisi
mati dan menggunakan
baterai (penggunaan
baterai sama seperti di
atas).
- Lepaskan kartu
memori.
- Tekan sakelar On,
setelah ponsel hidup
segera tekan tombol"
call + * + 3 secara
bersamaan.
- Setelah tekan tombol
tersebut akan tampil
pesan format pada layar
ponsel, biarkan dan
tunggu sampai proses
tersebut selesai. Langkah
ini cukup efektif untuk
mengatasi Phone start
Up contact retailer dan
4x blink Nokia.
2. Nokia seri 40
- Proses reset dilakukan
saat ponsel hidup dan
menggunakan simcard.
- Ketik tombol *#7780#.
- Tekan Ok.
- Masukkan kode standar
12345.
- Tekan yes dan ponsel
akan restart.
Langkah ini cukup efektif
untuk mengatasi restart
dan auto off pada ponsel
seri Nokia 40.
3. Nokia communicator
(9210, 9300, & 9500)
- Matikan ponsel.
- Lepaskan baterai dan
memory eksternal.
- Tunggu sekitar 10 detik
lalu masukkan kembali
baterai.
- Buka ponsel untuk
melihat layar dalam,
setelah layar dalam
hidup segera tekan
tombol CTRL + SHIFT + F
secara bersamaan.
Proses ini dilakukan
sebelum tampil gambar
tangan pada layar dalam.
- Setelah itu akan tampil
pesan notifikasi apakah
Anda akan melakukan
format ponsel?
- Tekan OK dan tunggu
sampai proses selesai.
Langkah ini cukup efektif
untuk mengatasi hang ,
restart, dan kinerja
ponsel yang lambat pada
seri communicator.
4. Nokia 7710 & 7700
- Matikan ponsel.
- Lepaskan baterai dan
memory eksternal.
- Tunggu sekitar 10 detik
lalu masukkan kembali
baterai.
- Ketika tampil tulisan
Nokia pada layar ponsel,
segera tekan dan tahan
tombol kiri di atas
tombol menu + tombol
menu + tombol nomor
dua dari kanan atas
ponsel.
- Setelah itu, akan tampil
pesan notifikasi untuk
melakukan format
ponsel.
- Tekan tombol proceed.
- Tunggu sampai proses
selesai. Langkah ini
cukup efektif untuk
mengatasi hang dan
menu sulit difungsikan.
5. Nokia CDMA
- Masuk ke menu utama.
- Pilih "setting".
- Pilih "restore factory
setting".
- Tampil pesan pada
layar "security Code"
lalu masukkan kode
standarnya: 12345.
- Tekan Ok.
6. O2 Mini
Permasalahan pada
ponsel PDA acap terjadi
akibat terlalu banyak
aplikasi yang terinstal,
sehingga sistem ponsel
menjadi kacau.
Akibatnya, kinerja ponsel
menjadi lambat.
Solusinya lakukan master
reset. Yang perlu diingat
Backup dulu daftar nama
kontak dan data-data
penting lain, karena
setelah melakukan
master reset data akan
hilang.
Metode Master resetnya:
1. Pastikan baterai dalam
keadaan penuh.
2. Tusuk stylus ke lubang
restart lalu tekan tombol
power secara
bersamaan.
3. Kemudian tunggu
proses reset sampai
selesai.
7. O2 Atom
Metode Master resetnya:
1. Pastikan baterai
ponsel dalam keadaan
penuh.
2. Siapkan stylus pada
lubang reset.
3. Tekan tombol power.
4. Tekan tombol send
button atau tombol
untuk melakukan
panggilan telepon.
5. Tekan pada tombol
end call atau tombol
untuk mengakhiri
panggilan. ponsel
ini menyangkut cara
perbaikan kerusakan
ponsel dengan
menggunakan kode
rahasia dan
pengerjaanyapun sangat
mudah.
Banyak pengguna panik
jika ponselnya
bermasalah.
Mereka kerap langsung
mendatangi pusat
service untuk
membereskannya.
Sebenarnya ada
beberapa cara yang bisa
dilakukan sendiri jika
ponsel bermasalah.
Antara lain dengan
melakukan format dan
reset factory setting
atau lebih dikenal
dengan hard reset
ponsel.
Mungkin sebagian dari
pengguna tak tahu atau
takut untuk
melakukannya. Padahal,
dengan reset factory
setting banyak
permasalahan ringan
pada ponsel yang
menurut Anda berat
dapat diatasi.
Berikut pengalaman
kami dalam memperbaiki
kerusakan ponsel dengan
menggunakan kode
rahasia dari berbagai
jenis ponsel:
- Atasi Hang yang dapat
membuat kinerja ponsel
lambat atau tak
berfungsi sama sekali.
- Atasi sering restart
atau auto on of.
- Atasi sering mati
sendiri dalam beberapa
menit atau jam.
- Atasi tak ada dering
akibat mengaktifkan
menu switch off tapi tak
tahu cara
mengaktifkannya.
- Atasi tulis SMS tak bisa
tampil abjad/huruf, yang
tampil hanya Numerik
atau angka.
- Atasi tak bisa tulis SMS
akibat foldernya hilang.
- Atasi salah satu menu
icon pada ponsel tak bisa
diaktifkan.
- Atasi munculnya pesan
PHONE LOCK.
- Atasi tampilan menu
kacau dan tak beraturan.
- Atasi virus.
- Atasi munculnya pesan
"application closed".
- Atasi munculnya pesan
"system Error".
- Atasi munculnya pesan
"Phone start UP
CONTACT RETAILER".
- Atasi 4 kali blink nokia
pada ponsel Nokia seri
symbiyan.
- Atasi kamera error saat
ambil gambar atau
muncul pesan kamera
NOT READY dan tak bisa
digunakan.
- Atasi munculnya pesan
" MEMORY FULL"
padahal isi memory
masih banyak kosong.
Beberapa hal yang harus
diperhatikan sebelum
melakukan perbaikan:
1. Ponsel akan kembali
pada settingan awal,
seperti awal mula
factory setting, sehingga
data-data penting
seperti Phonebook,
ringtone, gambar, dan
aplikasi akan hilang.
Gunakan software
bawaan, seperti PC suite
untuk memback-up data
atau jika ponsel Anda
menggunakan Memory
eksternal pindahkan
data ke memory
tersebut.
2. Hafalkan lokasi
settingan bahasa, untuk
mencegah perubahan
bahasa tampilan yang
membingungkan,
terutama pada ponsel
yang Anda kurang
memahami menunya.
3. Untuk seri
communicator Anda
dapat menghapus file
Office-nya sehingga
harus instal kembali.
Cara-cara Reset
berdasarkan urutan
kerusakan yang sering
ditemui:
1. Nokia seri 60
- Pastikan baterai full
atau minimal terisi
setengahnya untuk
mencegah gagal
melakukan proses
rebooting.
- Sebaiknya jangan
gunakan kartu memori
karena dapat
mengakibatkan kartu
memory tak terbaca
setelah proses rebooting.
- Proses reset dilakukan
pada saat ponsel hidup
dan menggunakan
simcard.
- Masukkan kode *#7780#
lalu akan tampil pesan
notifikasi pada layar
untuk melakukan reset,
tekan OK. Setelah itu,
Anda diminta
memasukkan security
kode phone, masukkan
kode standarnya yaitu
12345, ponsel akan
mereset data tersebut
dan tunggu sampai
proses selesai. Jika kode
sandar sudah diubah,
Anda tak dapat
melakukan proses ini.
- Masukkan kode
*#7370# . lakukan proses
seperti soft reset.
Langkah ini sangat
efektif untuk mengatasi
berbagai masalah pada
ponsel Nokia seri 60.
- Ponsel dalam kondisi
mati dan menggunakan
baterai (penggunaan
baterai sama seperti di
atas).
- Lepaskan kartu
memori.
- Tekan sakelar On,
setelah ponsel hidup
segera tekan tombol"
call + * + 3 secara
bersamaan.
- Setelah tekan tombol
tersebut akan tampil
pesan format pada layar
ponsel, biarkan dan
tunggu sampai proses
tersebut selesai. Langkah
ini cukup efektif untuk
mengatasi Phone start
Up contact retailer dan
4x blink Nokia.
2. Nokia seri 40
- Proses reset dilakukan
saat ponsel hidup dan
menggunakan simcard.
- Ketik tombol *#7780#.
- Tekan Ok.
- Masukkan kode standar
12345.
- Tekan yes dan ponsel
akan restart.
Langkah ini cukup efektif
untuk mengatasi restart
dan auto off pada ponsel
seri Nokia 40.
3. Nokia communicator
(9210, 9300, & 9500)
- Matikan ponsel.
- Lepaskan baterai dan
memory eksternal.
- Tunggu sekitar 10 detik
lalu masukkan kembali
baterai.
- Buka ponsel untuk
melihat layar dalam,
setelah layar dalam
hidup segera tekan
tombol CTRL + SHIFT + F
secara bersamaan.
Proses ini dilakukan
sebelum tampil gambar
tangan pada layar dalam.
- Setelah itu akan tampil
pesan notifikasi apakah
Anda akan melakukan
format ponsel?
- Tekan OK dan tunggu
sampai proses selesai.
Langkah ini cukup efektif
untuk mengatasi hang ,
restart, dan kinerja
ponsel yang lambat pada
seri communicator.
4. Nokia 7710 & 7700
- Matikan ponsel.
- Lepaskan baterai dan
memory eksternal.
- Tunggu sekitar 10 detik
lalu masukkan kembali
baterai.
- Ketika tampil tulisan
Nokia pada layar ponsel,
segera tekan dan tahan
tombol kiri di atas
tombol menu + tombol
menu + tombol nomor
dua dari kanan atas
ponsel.
- Setelah itu, akan tampil
pesan notifikasi untuk
melakukan format
ponsel.
- Tekan tombol proceed.
- Tunggu sampai proses
selesai. Langkah ini
cukup efektif untuk
mengatasi hang dan
menu sulit difungsikan.
5. Nokia CDMA
- Masuk ke menu utama.
- Pilih "setting".
- Pilih "restore factory
setting".
- Tampil pesan pada
layar "security Code"
lalu masukkan kode
standarnya: 12345.
- Tekan Ok.
6. O2 Mini
Permasalahan pada
ponsel PDA acap terjadi
akibat terlalu banyak
aplikasi yang terinstal,
sehingga sistem ponsel
menjadi kacau.
Akibatnya, kinerja ponsel
menjadi lambat.
Solusinya lakukan master
reset. Yang perlu diingat
Backup dulu daftar nama
kontak dan data-data
penting lain, karena
setelah melakukan
master reset data akan
hilang.
Metode Master resetnya:
1. Pastikan baterai dalam
keadaan penuh.
2. Tusuk stylus ke lubang
restart lalu tekan tombol
power secara
bersamaan.
3. Kemudian tunggu
proses reset sampai
selesai.
7. O2 Atom
Metode Master resetnya:
1. Pastikan baterai
ponsel dalam keadaan
penuh.
2. Siapkan stylus pada
lubang reset.
3. Tekan tombol power.
4. Tekan tombol send
button atau tombol
untuk melakukan
panggilan telepon.
5. Tekan pada tombol
end call atau tombol
untuk mengakhiri
panggilan. ponsel
cara periksa Baterai HP yang Boros
Kita lihat dari daya
tahan (life time) dan
waktu standby maupun
waktu percakapan, kita
bisa memeriksa dan
menguji pada ponsel
dengan menggunakan
power supply dengan
langkah sebagai berikut :
• Saat ponsel anda masih
dalam keadaan mati (off)
inilah ponsel sudah
mengambil arus pada
battery, ini terbukti
dengan jarum ampere
pada power supply
menunjukkan angka 100
mili ampere. Keadaan
seperti ini yang
menyebabkan battery
ponsel boros, sebab
ponsel terus menerus
mengambil arus dari
battery meski ponsel
telah mati.
• Sekarang lepaskan IC
PA terlebih dahulu.
• Lakukan kembali tes
ulang seperti yang
diatas, lihat jarum
ampere apabila diam,
maka bisa dipastikan IC
PA-nya rusak.
• Ganti IC PA dengan
yang baru, lakukan
kembali tes ulang seperti
yang diatas, lihat jarum
ampere, jarum ampere
harus tetap diam.
• Battery anda sudah
tidak boros lagi.
tahan (life time) dan
waktu standby maupun
waktu percakapan, kita
bisa memeriksa dan
menguji pada ponsel
dengan menggunakan
power supply dengan
langkah sebagai berikut :
• Saat ponsel anda masih
dalam keadaan mati (off)
inilah ponsel sudah
mengambil arus pada
battery, ini terbukti
dengan jarum ampere
pada power supply
menunjukkan angka 100
mili ampere. Keadaan
seperti ini yang
menyebabkan battery
ponsel boros, sebab
ponsel terus menerus
mengambil arus dari
battery meski ponsel
telah mati.
• Sekarang lepaskan IC
PA terlebih dahulu.
• Lakukan kembali tes
ulang seperti yang
diatas, lihat jarum
ampere apabila diam,
maka bisa dipastikan IC
PA-nya rusak.
• Ganti IC PA dengan
yang baru, lakukan
kembali tes ulang seperti
yang diatas, lihat jarum
ampere, jarum ampere
harus tetap diam.
• Battery anda sudah
tidak boros lagi.
tips perbaikan HP yang rusak karena Terjatuh
Problem : Tanpa sengaja
ponsel kita terjatuh,
karena ponsel terjatuh
maka ponsel mati,
setelah itu kita coba
nyalakan kembali ponsel
kita tetapi ponsel tidak
mau nyala kembali alias
mati total.
Prosedur perbaikan :
• Kita tidak boleh
langsung memeriksa dan
menguji ponsel dengan
power supply, hal ini
dimaksudkan untuk
mencegah hubungan
pendek antar komponen
ataupun modul dalam
ponsel. Sebab
kemungkinan besar
setelah ponsel terjatuh
maka letak daripada
komponen ataupun
modul dalam ponsel
berubah dan tidak pada
tempatnya, inilah yang
dikuatirkan bisa
menyebabkan hubungan
pendek antar komponen
ataupun modul dalam
ponsel.
• Jadi terlebih dahulu
ponsel tersebut harus
dibongkar, dipanasi
(diblower), kemudian
kita reposisi kembali
letak atau posisi dari
tiap-tiap komponen
ataupun modul yang
berubah letaknya
sebagai akibat dari
ponsel yang terjatuh
tadi.
• Setelah kita
membongkar, memanasi,
dan mereposisi semua
letak komponen ataupun
modul pada tempatnya
maka barulah kita boleh
menggunakan power
supply untuk memeriksa
dan menguji ponsel kita
apakah kerusakan
terletak pada
softwarenya atau
hardwarenya.
• Kemungkinan besar
komponen yang rusak
sebagai akibat dari
ponsel yang terjatuh tadi
adalah IC PA atau IC
Power.
• Namun jika jarum skala
ampere pada power
supply naik sekitar ± 50
mili ampere saat tombol
'on' pada ponsel ditekan,
berarti kerusakan
terletak pada
softwarenya ponsel. Kita
lakukan program ulang
(flash) pada ponsel sesuai
dengan jenis dan versi
ponsel anda saat ini atau
kita bisa melakukan
proses upgrade versi
software ke versi
software yang lebih
tinggi dari versi ponsel
anda sebelumnya.
• Coba nyalakan ponsel
anda kembali, ponsel
anda pasti nyala.
ponsel kita terjatuh,
karena ponsel terjatuh
maka ponsel mati,
setelah itu kita coba
nyalakan kembali ponsel
kita tetapi ponsel tidak
mau nyala kembali alias
mati total.
Prosedur perbaikan :
• Kita tidak boleh
langsung memeriksa dan
menguji ponsel dengan
power supply, hal ini
dimaksudkan untuk
mencegah hubungan
pendek antar komponen
ataupun modul dalam
ponsel. Sebab
kemungkinan besar
setelah ponsel terjatuh
maka letak daripada
komponen ataupun
modul dalam ponsel
berubah dan tidak pada
tempatnya, inilah yang
dikuatirkan bisa
menyebabkan hubungan
pendek antar komponen
ataupun modul dalam
ponsel.
• Jadi terlebih dahulu
ponsel tersebut harus
dibongkar, dipanasi
(diblower), kemudian
kita reposisi kembali
letak atau posisi dari
tiap-tiap komponen
ataupun modul yang
berubah letaknya
sebagai akibat dari
ponsel yang terjatuh
tadi.
• Setelah kita
membongkar, memanasi,
dan mereposisi semua
letak komponen ataupun
modul pada tempatnya
maka barulah kita boleh
menggunakan power
supply untuk memeriksa
dan menguji ponsel kita
apakah kerusakan
terletak pada
softwarenya atau
hardwarenya.
• Kemungkinan besar
komponen yang rusak
sebagai akibat dari
ponsel yang terjatuh tadi
adalah IC PA atau IC
Power.
• Namun jika jarum skala
ampere pada power
supply naik sekitar ± 50
mili ampere saat tombol
'on' pada ponsel ditekan,
berarti kerusakan
terletak pada
softwarenya ponsel. Kita
lakukan program ulang
(flash) pada ponsel sesuai
dengan jenis dan versi
ponsel anda saat ini atau
kita bisa melakukan
proses upgrade versi
software ke versi
software yang lebih
tinggi dari versi ponsel
anda sebelumnya.
• Coba nyalakan ponsel
anda kembali, ponsel
anda pasti nyala.
cara mudahmemperbaiki hadware dan software pada handphone
Handphone merupakan
salah satu alat
komunikasi. Saat ini
perkembangan
handphone sangatlah
pesat hampir setiap
bulannya selalu keluar
model-model baru dari
setiap merek handphone,
bahkan sepertinya
handphone ini menjadi
sebuah kebutuhan pokok
setiap orang. Namun
disisi lain banyak pula
kerusakan yang terjadi
pada handphone, dan
disisi lain pula kurangnya
teknisi handphone
dilapangan.
Dalam tugas akhir ini,
penulis akan mencoba
menjelaskan bagaiman
cara paling mudah dan
sederhana dalam
menindak lanjuti
kerusakan software dan
hardware pada
handphone, sehingga
kerusakan yang terjadi
tidak menjadi parah
melainkan dapat
teratasi.
Adapun hasil akhir yang
diharapkan dari
perbaikan kerusakan
software dan hardware
pada handphone ini
adalah agar setiap orang
yang mempunyai
handphone mampu
melakukan pertolongan
pertama terhadap
handphonenya sendiri
apabila terjadi
kerusakan, misalnya
kena air, hang,
handphone bisu, dan lain
sebagainya.
Sebab bagi seorang
dokter, kalau sudah tahu
penyakitnya dan
penyebabnya, maka
gampang tinggal dicari
obat yang cocok saja.
Jadi anggap saja, dengan
membaca informasi ini
kita belajar menjadi
dokter handphone.
Setidaknya untuk
handphone sendiri.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Sejalan dengan
perkembangan teknologi
modern yang
berkembang sedemikian
pesat, dimana telah di
gunakannya berbagai
perangkat elektronika
untuk memenuhi
kebutuhan masyarakat
sesuai tuntutan zaman,
hampir setiap saat dan
dimana pun kita barada
selalu berhadapan
dengan hal-hal yang
berbau elektronika.
Dalam dunia kerja,
keterampilan
elektronika sangat bisa
dimanfaatkan karena
masalah elektronika
berkaitan erat dan
menunjang dengan
bidang lainnya seperti
bidang medis,
transportasi, militer, dan
masih banyak lagi. Oleh
karena itu dengan
menguasai ilmu
elektronika berarti
dapat berkecimpung
dalam bidang apapun,
termasuk hal yang saat
ini sedang berkembang
dikalangan masyarakat
adalah perangkat
komunikasi.
Komunikasi pada
dasarnya adalah
pertukaran informasi
antara yang satu dengan
yang lainnya. Informasi
yang dimaksud disini
adalah sinyal suara atau
percakapan.
Dengan kemajuan
teknologi, kemampuan
komunikasi lebih
dikembangkan untuk
memenuhi kebutuhan,
diantaranya adalah
sebuah handphone.
Sistem kerja pada
handphone itu sendiri
adalah gabungan
berbagai unsur yang
saling berintegrasi yang
dipadukan untuk
mencapai suatu sasaran
yang menyeluruh.
handphone adalah suatu
alat elektronik yang
mempunyai beberapa
komponen yang
dirangkai dengan
beberapa rangkaian yang
terintegrasi pada suatu
sistem.
Pada dasarnya
handphone dibagi
menjadi tiga (3) system
yaitu:
1. System basband
( daerah ponsel bagian
bawah ).
Pada system ini terdapat
beberapa fungsi
diantaranya :
a. Distribusi power
Berfungsi untuk
melakukan penyebaran,
pembagian, dan
pengaturan power
( voltage ) kebeberapa
komponen. Ini menjadi
tugas penting dari IC
Power yang terdapat
pada Basband.
b. Power UP and Down
Ketika switch on-off
diaktifkan, maka hal
akan mengaktifkan
sinyal menuju IC CPU dan
IC Power yang berada
pada basband.
c. Control Audio
Suatu bagian yang
bertugas mengontrol
fungsi – fungsi audio,
seperti mic dan speaker
baik eksternal maupun
internal.
d. Memori
Bagian pada basband
yang menyimpan data –
data program yang
terdiri dari MCU, PPM,
dan EEPROM.
2. System RF.
Suatu system yang
berhubungan dengan
radio frequensi dan
proses penerimaan,
pengolahan dan
pengiriman sinyal, terdiri
dari :
a. System penerima /
Receiver ( RF )
Suatu bagian yang terdiri
dari antenna, switch
antenna, RF signal
processor, beberapa
komponen filter dan
penguat yang berfungsi
sebagai penerima sinyal.
b. System pengirim /
Transmitter ( TX )
Suatu bagian yang
berfungsi pengirim sinyal
yang terdiri dari RF
signal processor,
beberapa komponen
filter, penguat PA, switch
antenna dan antenna.
c. Pembangkit frequensi
Suatu pembangkit
frequensi dan pembuat
frequensi yang terdiri
dari VCO, Crystal
Oscillator, dan RF signal
processor.
3. System UI ( User
Interface ).
Suatu system yang
berhubungan langsung
dengan pamakai
handphone baik dengan
melihat (tampilan dan
cahaya), mendengar
secara langsung (dering)
maupun menyentuhnya
(menekan dan
bergetarnya),
diantaranya :
a. LCD (sebagai tampilan
layer),
b. Kipet,
c. Power key (Switch on-
off),
d. Sistem pencahayaan,
e. UI switch (terdiri dari
control Led, control
buzzer, getar)
mengontrol led menyala
dan mati, mengatur
kapan dering harus
bunyi, dan mengontrol
kapan vibrator harus
bergetar dan diam.
Rangkaian TX dan RX
terdiri dari 5 bagian,
yang masing – masing
mempunyai fungsi
tersendiri.
1. Antenna,
2. Switch antenna,
3. IC PA ( power
amplifier),
4. IC IF (IC Haggar),
5. IC Audio (IC Cobba).
Namun disisi lain
handphone sangat
sensitive dengan kata
lain sering terjadi
kerusakan baik dari
software, hardware,
maupun software dan
hardware.
Oleh sebab itu
berdasarkan uraian
diatas, penulis
mengambil judul “CARA
MUDAH MEMPERBAIKI
KERUSAKAN SOFTWARE
DAN HARDWARE PADA
HANDPHONE “.
1.2 Perumusan Masalah
Berdasarkan uraian latar
belakang permasalahan
diatas, maka dapat
dikemukakan masalah-
masalah yang ada
adalah:
a. Bagaimana cara
menjalankan program
flashnya ?
b. Apa saja alat yang
dibutuhkan untuk
memperbaiki kerusakan
hardware atau
software ?
c. Bagaimana langkah-
langkah dalam
memperbaiki kerusakan
yang terjadi pada
software atau
hardware ?
1.3 Tujuan Penelitian
Adapun tujuan yang ingin
dicapai dalam penelitian
ini adalah :
a. Mampu untuk
menjalankan program
flash.
b. Mampu melakukan
perbaikan pada
handphone yang rusak
pada software atau
hardware bahkan
handphone yang mati.
c. Penelitian yang telah
dilakukan ini dapat
dibuat modul untuk
keperluan praktikum.
1.4 Pembatasan Masalah
Untuk lebih fokus dalam
penyelesaian masalah ini,
penulis mencoba
membatasi pembahasan
pemecahan masalah agar
lebih terarah,
memperbaiki kerusakan
software dan hardware
pada hendphone ini
hanya pada perbaikan
kerusakan pada software
dan hardware.
Perangkat yang
digunakan untuk
perbaikan software
adalah menggunakan
UFS 3 Tornado dengan
tujuan agar dapat
dipakai oleh semua jenis
handphone.
1.5 Sistematika Penulisan
Laporan
Sistematika penulisan
laporan yang dipakai
dalam penyusunan Tugas
Akhir ini meliputi tahap-
tahap sebagai berikut :
BAB I PENDAHULUAN
Bab ini merupakan
bagian awal yang terdiri
dari latar belakang
masalah, perumusan
masalah, tujuan
penelitian, batasan
masalah, dan sistematika
penulisan dari tugas
akhir.
BAB II LANDASAN TEORI
Bab ini berisi tinjauan
pustaka atau teori-teori
yang relevan dan terkait
yaitu sebagai dasar
argumentasi dalam
mengkaji persoalan
untuk mendapatkan
jawaban yang dapat
diandalkan. Tinjauan
pustaka memuat hal-hal
seperti deskripsi teoritis,
kerangka berfikir
tentang kaitan variabel
yang terlibat dalam
penelitian yang
digunakan.
BAB III METODOLOGI
PENELITIAN
Bab ini memuat langkah-
langkah yang akan
dipergunakan untuk
menyelesaikan masalah,
meliputi identifikasi
masalah dan tujuan
pemecahan masalah,
pengumpulan dan
pengolahan data.
BAB IV PEGUMPULAN
DAN PENGOLAHAN DATA
Bab ini berisikan
kumpulan data yang
berkaitan dengan hasil
penelitian terhadap
objek yang diteliti dalam
tugas akhir, serta
pengolahan data.
BAB V ANALISA DAN
PEMBAHASAN
Menampilkan hasil
pengetesan kerusakan
kinerja sistem dan
perbaikan pada sistem
secara keseluruhan.
BAB VI KESIMPULAN DAN
SARAN
Pada bab terakhir ini
berisi kesimpulan secara
keseluruhan pelaksanaan
tugas akhir yang dibahas
berdasarkan
pengamatan terhadap
gejala yang terjadi
permasalahan dan saran
yang berkaitan dengan
pengembangan sistem
sehingga menjadi lebih
baik dimasa yang akan
datang.
POSTED BY APA AJJA BISA
salah satu alat
komunikasi. Saat ini
perkembangan
handphone sangatlah
pesat hampir setiap
bulannya selalu keluar
model-model baru dari
setiap merek handphone,
bahkan sepertinya
handphone ini menjadi
sebuah kebutuhan pokok
setiap orang. Namun
disisi lain banyak pula
kerusakan yang terjadi
pada handphone, dan
disisi lain pula kurangnya
teknisi handphone
dilapangan.
Dalam tugas akhir ini,
penulis akan mencoba
menjelaskan bagaiman
cara paling mudah dan
sederhana dalam
menindak lanjuti
kerusakan software dan
hardware pada
handphone, sehingga
kerusakan yang terjadi
tidak menjadi parah
melainkan dapat
teratasi.
Adapun hasil akhir yang
diharapkan dari
perbaikan kerusakan
software dan hardware
pada handphone ini
adalah agar setiap orang
yang mempunyai
handphone mampu
melakukan pertolongan
pertama terhadap
handphonenya sendiri
apabila terjadi
kerusakan, misalnya
kena air, hang,
handphone bisu, dan lain
sebagainya.
Sebab bagi seorang
dokter, kalau sudah tahu
penyakitnya dan
penyebabnya, maka
gampang tinggal dicari
obat yang cocok saja.
Jadi anggap saja, dengan
membaca informasi ini
kita belajar menjadi
dokter handphone.
Setidaknya untuk
handphone sendiri.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Sejalan dengan
perkembangan teknologi
modern yang
berkembang sedemikian
pesat, dimana telah di
gunakannya berbagai
perangkat elektronika
untuk memenuhi
kebutuhan masyarakat
sesuai tuntutan zaman,
hampir setiap saat dan
dimana pun kita barada
selalu berhadapan
dengan hal-hal yang
berbau elektronika.
Dalam dunia kerja,
keterampilan
elektronika sangat bisa
dimanfaatkan karena
masalah elektronika
berkaitan erat dan
menunjang dengan
bidang lainnya seperti
bidang medis,
transportasi, militer, dan
masih banyak lagi. Oleh
karena itu dengan
menguasai ilmu
elektronika berarti
dapat berkecimpung
dalam bidang apapun,
termasuk hal yang saat
ini sedang berkembang
dikalangan masyarakat
adalah perangkat
komunikasi.
Komunikasi pada
dasarnya adalah
pertukaran informasi
antara yang satu dengan
yang lainnya. Informasi
yang dimaksud disini
adalah sinyal suara atau
percakapan.
Dengan kemajuan
teknologi, kemampuan
komunikasi lebih
dikembangkan untuk
memenuhi kebutuhan,
diantaranya adalah
sebuah handphone.
Sistem kerja pada
handphone itu sendiri
adalah gabungan
berbagai unsur yang
saling berintegrasi yang
dipadukan untuk
mencapai suatu sasaran
yang menyeluruh.
handphone adalah suatu
alat elektronik yang
mempunyai beberapa
komponen yang
dirangkai dengan
beberapa rangkaian yang
terintegrasi pada suatu
sistem.
Pada dasarnya
handphone dibagi
menjadi tiga (3) system
yaitu:
1. System basband
( daerah ponsel bagian
bawah ).
Pada system ini terdapat
beberapa fungsi
diantaranya :
a. Distribusi power
Berfungsi untuk
melakukan penyebaran,
pembagian, dan
pengaturan power
( voltage ) kebeberapa
komponen. Ini menjadi
tugas penting dari IC
Power yang terdapat
pada Basband.
b. Power UP and Down
Ketika switch on-off
diaktifkan, maka hal
akan mengaktifkan
sinyal menuju IC CPU dan
IC Power yang berada
pada basband.
c. Control Audio
Suatu bagian yang
bertugas mengontrol
fungsi – fungsi audio,
seperti mic dan speaker
baik eksternal maupun
internal.
d. Memori
Bagian pada basband
yang menyimpan data –
data program yang
terdiri dari MCU, PPM,
dan EEPROM.
2. System RF.
Suatu system yang
berhubungan dengan
radio frequensi dan
proses penerimaan,
pengolahan dan
pengiriman sinyal, terdiri
dari :
a. System penerima /
Receiver ( RF )
Suatu bagian yang terdiri
dari antenna, switch
antenna, RF signal
processor, beberapa
komponen filter dan
penguat yang berfungsi
sebagai penerima sinyal.
b. System pengirim /
Transmitter ( TX )
Suatu bagian yang
berfungsi pengirim sinyal
yang terdiri dari RF
signal processor,
beberapa komponen
filter, penguat PA, switch
antenna dan antenna.
c. Pembangkit frequensi
Suatu pembangkit
frequensi dan pembuat
frequensi yang terdiri
dari VCO, Crystal
Oscillator, dan RF signal
processor.
3. System UI ( User
Interface ).
Suatu system yang
berhubungan langsung
dengan pamakai
handphone baik dengan
melihat (tampilan dan
cahaya), mendengar
secara langsung (dering)
maupun menyentuhnya
(menekan dan
bergetarnya),
diantaranya :
a. LCD (sebagai tampilan
layer),
b. Kipet,
c. Power key (Switch on-
off),
d. Sistem pencahayaan,
e. UI switch (terdiri dari
control Led, control
buzzer, getar)
mengontrol led menyala
dan mati, mengatur
kapan dering harus
bunyi, dan mengontrol
kapan vibrator harus
bergetar dan diam.
Rangkaian TX dan RX
terdiri dari 5 bagian,
yang masing – masing
mempunyai fungsi
tersendiri.
1. Antenna,
2. Switch antenna,
3. IC PA ( power
amplifier),
4. IC IF (IC Haggar),
5. IC Audio (IC Cobba).
Namun disisi lain
handphone sangat
sensitive dengan kata
lain sering terjadi
kerusakan baik dari
software, hardware,
maupun software dan
hardware.
Oleh sebab itu
berdasarkan uraian
diatas, penulis
mengambil judul “CARA
MUDAH MEMPERBAIKI
KERUSAKAN SOFTWARE
DAN HARDWARE PADA
HANDPHONE “.
1.2 Perumusan Masalah
Berdasarkan uraian latar
belakang permasalahan
diatas, maka dapat
dikemukakan masalah-
masalah yang ada
adalah:
a. Bagaimana cara
menjalankan program
flashnya ?
b. Apa saja alat yang
dibutuhkan untuk
memperbaiki kerusakan
hardware atau
software ?
c. Bagaimana langkah-
langkah dalam
memperbaiki kerusakan
yang terjadi pada
software atau
hardware ?
1.3 Tujuan Penelitian
Adapun tujuan yang ingin
dicapai dalam penelitian
ini adalah :
a. Mampu untuk
menjalankan program
flash.
b. Mampu melakukan
perbaikan pada
handphone yang rusak
pada software atau
hardware bahkan
handphone yang mati.
c. Penelitian yang telah
dilakukan ini dapat
dibuat modul untuk
keperluan praktikum.
1.4 Pembatasan Masalah
Untuk lebih fokus dalam
penyelesaian masalah ini,
penulis mencoba
membatasi pembahasan
pemecahan masalah agar
lebih terarah,
memperbaiki kerusakan
software dan hardware
pada hendphone ini
hanya pada perbaikan
kerusakan pada software
dan hardware.
Perangkat yang
digunakan untuk
perbaikan software
adalah menggunakan
UFS 3 Tornado dengan
tujuan agar dapat
dipakai oleh semua jenis
handphone.
1.5 Sistematika Penulisan
Laporan
Sistematika penulisan
laporan yang dipakai
dalam penyusunan Tugas
Akhir ini meliputi tahap-
tahap sebagai berikut :
BAB I PENDAHULUAN
Bab ini merupakan
bagian awal yang terdiri
dari latar belakang
masalah, perumusan
masalah, tujuan
penelitian, batasan
masalah, dan sistematika
penulisan dari tugas
akhir.
BAB II LANDASAN TEORI
Bab ini berisi tinjauan
pustaka atau teori-teori
yang relevan dan terkait
yaitu sebagai dasar
argumentasi dalam
mengkaji persoalan
untuk mendapatkan
jawaban yang dapat
diandalkan. Tinjauan
pustaka memuat hal-hal
seperti deskripsi teoritis,
kerangka berfikir
tentang kaitan variabel
yang terlibat dalam
penelitian yang
digunakan.
BAB III METODOLOGI
PENELITIAN
Bab ini memuat langkah-
langkah yang akan
dipergunakan untuk
menyelesaikan masalah,
meliputi identifikasi
masalah dan tujuan
pemecahan masalah,
pengumpulan dan
pengolahan data.
BAB IV PEGUMPULAN
DAN PENGOLAHAN DATA
Bab ini berisikan
kumpulan data yang
berkaitan dengan hasil
penelitian terhadap
objek yang diteliti dalam
tugas akhir, serta
pengolahan data.
BAB V ANALISA DAN
PEMBAHASAN
Menampilkan hasil
pengetesan kerusakan
kinerja sistem dan
perbaikan pada sistem
secara keseluruhan.
BAB VI KESIMPULAN DAN
SARAN
Pada bab terakhir ini
berisi kesimpulan secara
keseluruhan pelaksanaan
tugas akhir yang dibahas
berdasarkan
pengamatan terhadap
gejala yang terjadi
permasalahan dan saran
yang berkaitan dengan
pengembangan sistem
sehingga menjadi lebih
baik dimasa yang akan
datang.
POSTED BY APA AJJA BISA
HP Mati Sendiri
Problem: Pada kasus ini,
ponsel kita tiba-tiba saja
mati (auto power-off)
tanpa kita ketahui dan
kita ingini.
Prosedur perbaikan:
• Pertama kali kita uji
terlebih dahulu battery
kita apakah masih baik.
Lepaskan battery yang
lama, kita uji dengan
menggunakan
multitester, apabila
dalam pengujian
ternyata battery sudah
rusak, maka gantilah
dengan bat¬tery yang
baru, tetapi bila battery
masih baik, pasangkan
kembali battery yang
lama pada ponsel, lalu
coba hidupkan ponsel.
• Periksalah juga
konektor daripada
battery, lihat apakah ada
karat pada kuningan
konektor battery yang
juga bisa sebagai
penghambat (isolator)
Dari battery pada ponsel,
juga uji tingkat
kelenturan dari konektor
batry tersebut dengan
cara menekan-nekan
konektor battery-nya,
jika tingkat
kelenturannya kita rasa
sudah tidak normal atau
rusak, maka kita perlu
mengganti konektor
battery ini. Sebab
dengan konektor battery
yang sudah tidak normal
atau rusak maka posisi
battery pada ponsel
tidak terkunci dan sudah
berubah-ubah saat kita
membawa ponsel.
Dengan posisi battery
yang sudah berubah-
ubah inilah yang
mengakibatkan
terputusnya koneksitas
arus dari battery menuju
ponsel yang
mengakibatkan ponsel
mati dengan sen¬dirinya
(auto power-off).
• Setelah kita uji battery
dan konektornya tidak
ada masalah pada
ke¬duanya, maka
selanjutnya kita coba isi
ulang (charge) battery
pada ponsel, apabila
indikator proses isi ulang
(charge) battery tampil
pada layar ponsel tetapi
ponsel tetap tidak bisa
dinyalakan, maka dengan
pasti kita mengetahui
penyebab dari ponsel
tidak bisa dinyalakan
tadi adalah karena
gangguan dari IC PA-nya.
• Lepaskan IC PA pada
ponsel anda, lalu coba
ponsel anda dinyalakan
kembali, ponsel anda
pasti bisa nyala, maka
supaya ponsel anda ada
sinyalnya harus
dipasangkan kembali IC
PA yang baru.
• Namun bila saat kita isi
ulang (battery) pada
ponsel dan indikator
proses isi ulang (charge)
battery tidak tampil
pada layar ponsel, juga
waktu ponsel di nyalakan
ponsel tidak mau nyala,
maka kita perlu
melakukan pemeriksaan
dan pengujian lebih
lanjut dengan
menggunakan power
supply (PS). Namun pada
kasus tertentu ada juga
kemungkinan terdapat
timah yang jelek atau
penyolderan yang kurang
baik kaki-kaki IC PA pada
PCB (koneksitas dari IC
PA pada PCB terganggu
atau terputus). Solusinya
kita cabut IC PA pada
PCB-nya terlebih dahulu,
lalu bersihkan timah-
timah pada PCB dimana
IC PA tersebut menempel
dengan cairan pembersih
IPA, rapikan kembali
timah¬-timah pada kaki-
kaki IC PA, pasang
kembali IC PA yang lama,
nyalakan ponsel, maka
ponsel pasti nyala
kembali.
• Selanjutnya kita
memeriksa dan menguji
ponsel dengan
menggunakan power
supply (PS), perlu diingat
power supply yang akan
kita gunakan untuk
memeriksa dan menguji
ponsel haruslah
mempunyai skala ampere
sebesar I ( satu) ampere
atau 1000 (seribu) mili
ampere, hal ini
dimaksudkan supaya
membaca hasil
pemeriksaan dan
pengujian lebih mudah
dan jelas karena
sensitifitas yang cukup
dari power supply (PS) itu
sendiri.
• Pasangkan kabel dari
power supply (PS) ke
konektor battery pada
ponsel kita dengan
urutan sebagai berikut :
warna hitam kabel
power supply ke kutub
negatif konektor
battery, warna hijau
kabel power supply ke
kutub BSI (Battery
System Information)
konektor battery, warna
kuning kabel power
supply ke kutub
temperatur konektor
battery, dan warna
merah kabel power
supply ke kutub positif
konektor battery. Perlu
diingat bahwa dalam
menghubungkan antara
ponsel dengan power
supply diperlukan
minimal 3 kabel
• Biasakan sebelum
power supply dinyalakan,
jangan lupa arahkan
terlebih dahulu tegangan
(volt) power supply pada
0 V, hal ini bertujuan
untuk mencegah
kelalaian kita
memberikan tegangan
(volt) yang terlalu besar
pada ponsel yang hanya
mengakibatkan ponsel
kita bertambah parah
kerusakannya
• Setelah itu barulah kita
boleh mengarahkan
tegangan (volt) pada
po¬wer supply ke 3,6 V,
disini karena kita
memakai ponsel Nokia
3310 dimana tegangan
yang dibutuhkan adalah
3,6 V, apabila ponsel
yang anda periksa dan uji
bukan Nokia 3310, maka
perlu disesuaikan
tegangan (volt) yang
dibutuhkan ponsel,
dengan toleransi
hanyalah 0,5 V. lebih dari
toleransi itu akan
mengakibatkan ponsel
anda rusak.
• Saat ponsel dalam
keadaan mati (off), lalu
tekan tombol 'on' pada
ponsel untuk menyalakan
ponsel. Lihatlah jarum
ampere pada power
supply pada saat tombol
'on' pada ponsel ditekan,
jika jarum ampere diam
saja tidak bergerak
berarti problem terletak
pada hardwarenya
ponsel. Untuk problem
hardware perlu
dilakukan pemeriksaan
dan pengujian dari modul
'on/off sampai pada
battery ponsel itu
sendiri.
• Lihatlah jarum ampere
pada power supply pada
saat tombol 'on' pada
ponsel ditekan, jika
jarum ampere naik
sekitar ± 50 mili ampere
berarti problem terletak
pada software ponsel.
Yang perlu kita lakukan
adalah ponsel tersebut
diprogram ulang (flash)
sesuai dengan jenis dan
versi ponsel saat ini atau
kita bisa melakukan
proses upgrade versi
software ponsel kita ke
versi software yang lebih
tinggi dari versi
sebelumnya.
• Nyalakan ponsel,
ponsel pasti nyala.
ponsel kita tiba-tiba saja
mati (auto power-off)
tanpa kita ketahui dan
kita ingini.
Prosedur perbaikan:
• Pertama kali kita uji
terlebih dahulu battery
kita apakah masih baik.
Lepaskan battery yang
lama, kita uji dengan
menggunakan
multitester, apabila
dalam pengujian
ternyata battery sudah
rusak, maka gantilah
dengan bat¬tery yang
baru, tetapi bila battery
masih baik, pasangkan
kembali battery yang
lama pada ponsel, lalu
coba hidupkan ponsel.
• Periksalah juga
konektor daripada
battery, lihat apakah ada
karat pada kuningan
konektor battery yang
juga bisa sebagai
penghambat (isolator)
Dari battery pada ponsel,
juga uji tingkat
kelenturan dari konektor
batry tersebut dengan
cara menekan-nekan
konektor battery-nya,
jika tingkat
kelenturannya kita rasa
sudah tidak normal atau
rusak, maka kita perlu
mengganti konektor
battery ini. Sebab
dengan konektor battery
yang sudah tidak normal
atau rusak maka posisi
battery pada ponsel
tidak terkunci dan sudah
berubah-ubah saat kita
membawa ponsel.
Dengan posisi battery
yang sudah berubah-
ubah inilah yang
mengakibatkan
terputusnya koneksitas
arus dari battery menuju
ponsel yang
mengakibatkan ponsel
mati dengan sen¬dirinya
(auto power-off).
• Setelah kita uji battery
dan konektornya tidak
ada masalah pada
ke¬duanya, maka
selanjutnya kita coba isi
ulang (charge) battery
pada ponsel, apabila
indikator proses isi ulang
(charge) battery tampil
pada layar ponsel tetapi
ponsel tetap tidak bisa
dinyalakan, maka dengan
pasti kita mengetahui
penyebab dari ponsel
tidak bisa dinyalakan
tadi adalah karena
gangguan dari IC PA-nya.
• Lepaskan IC PA pada
ponsel anda, lalu coba
ponsel anda dinyalakan
kembali, ponsel anda
pasti bisa nyala, maka
supaya ponsel anda ada
sinyalnya harus
dipasangkan kembali IC
PA yang baru.
• Namun bila saat kita isi
ulang (battery) pada
ponsel dan indikator
proses isi ulang (charge)
battery tidak tampil
pada layar ponsel, juga
waktu ponsel di nyalakan
ponsel tidak mau nyala,
maka kita perlu
melakukan pemeriksaan
dan pengujian lebih
lanjut dengan
menggunakan power
supply (PS). Namun pada
kasus tertentu ada juga
kemungkinan terdapat
timah yang jelek atau
penyolderan yang kurang
baik kaki-kaki IC PA pada
PCB (koneksitas dari IC
PA pada PCB terganggu
atau terputus). Solusinya
kita cabut IC PA pada
PCB-nya terlebih dahulu,
lalu bersihkan timah-
timah pada PCB dimana
IC PA tersebut menempel
dengan cairan pembersih
IPA, rapikan kembali
timah¬-timah pada kaki-
kaki IC PA, pasang
kembali IC PA yang lama,
nyalakan ponsel, maka
ponsel pasti nyala
kembali.
• Selanjutnya kita
memeriksa dan menguji
ponsel dengan
menggunakan power
supply (PS), perlu diingat
power supply yang akan
kita gunakan untuk
memeriksa dan menguji
ponsel haruslah
mempunyai skala ampere
sebesar I ( satu) ampere
atau 1000 (seribu) mili
ampere, hal ini
dimaksudkan supaya
membaca hasil
pemeriksaan dan
pengujian lebih mudah
dan jelas karena
sensitifitas yang cukup
dari power supply (PS) itu
sendiri.
• Pasangkan kabel dari
power supply (PS) ke
konektor battery pada
ponsel kita dengan
urutan sebagai berikut :
warna hitam kabel
power supply ke kutub
negatif konektor
battery, warna hijau
kabel power supply ke
kutub BSI (Battery
System Information)
konektor battery, warna
kuning kabel power
supply ke kutub
temperatur konektor
battery, dan warna
merah kabel power
supply ke kutub positif
konektor battery. Perlu
diingat bahwa dalam
menghubungkan antara
ponsel dengan power
supply diperlukan
minimal 3 kabel
• Biasakan sebelum
power supply dinyalakan,
jangan lupa arahkan
terlebih dahulu tegangan
(volt) power supply pada
0 V, hal ini bertujuan
untuk mencegah
kelalaian kita
memberikan tegangan
(volt) yang terlalu besar
pada ponsel yang hanya
mengakibatkan ponsel
kita bertambah parah
kerusakannya
• Setelah itu barulah kita
boleh mengarahkan
tegangan (volt) pada
po¬wer supply ke 3,6 V,
disini karena kita
memakai ponsel Nokia
3310 dimana tegangan
yang dibutuhkan adalah
3,6 V, apabila ponsel
yang anda periksa dan uji
bukan Nokia 3310, maka
perlu disesuaikan
tegangan (volt) yang
dibutuhkan ponsel,
dengan toleransi
hanyalah 0,5 V. lebih dari
toleransi itu akan
mengakibatkan ponsel
anda rusak.
• Saat ponsel dalam
keadaan mati (off), lalu
tekan tombol 'on' pada
ponsel untuk menyalakan
ponsel. Lihatlah jarum
ampere pada power
supply pada saat tombol
'on' pada ponsel ditekan,
jika jarum ampere diam
saja tidak bergerak
berarti problem terletak
pada hardwarenya
ponsel. Untuk problem
hardware perlu
dilakukan pemeriksaan
dan pengujian dari modul
'on/off sampai pada
battery ponsel itu
sendiri.
• Lihatlah jarum ampere
pada power supply pada
saat tombol 'on' pada
ponsel ditekan, jika
jarum ampere naik
sekitar ± 50 mili ampere
berarti problem terletak
pada software ponsel.
Yang perlu kita lakukan
adalah ponsel tersebut
diprogram ulang (flash)
sesuai dengan jenis dan
versi ponsel saat ini atau
kita bisa melakukan
proses upgrade versi
software ponsel kita ke
versi software yang lebih
tinggi dari versi
sebelumnya.
• Nyalakan ponsel,
ponsel pasti nyala.
Lampu Ponsel Mati
Ponsel yang tidak ada
nyala lampu ataupun
lampu led tidak menyala,
maka terlebih dahulu
kita perlu melakukan
pemeriksaan dan
pengujian pada
komponen LED beserta
jalurnya terputus atau
tidak. Untuk melakukan
pengetesan kita bisa
melakukan :
• Kita gunakan
multitester manual
dengan skala xl pada
kaki-kaki LED, tetapi
dengan kutub yang
terbalik dengan kabel-
kabel dari multitester
kita, atrtinya : kabel
merah multitester
dihubungkan dengan
kutub negatif dari LED
dan kabel hitam
multitester dihubungkan
dengan kutub positif dari
LED
• Setelah dihubungkan
dengan multitester,
apabila komponen LED
dalam keadaan baik,
maka LED akan langsung
menyala, bila komponen
LED anda rusak, maka
komponen LED tidak bisa
menyala sehingga anda
perlu mengganti LED
anda yang rusak dengan
yang baru
• Jika semua LED yang
ada pada PCB ponsel
anda sudah menyala
semua saat anda periksa
dan uji dengan
menggunakan
multitester namun saat
ponsel anda dinyalakan
tetapi lampu LED tetap
tidak mau menyala maka
periksalah apakah jalur
positif (+) dari battery
menuju lampu LED masih
baik, jika jalurnya
terputus lakukan sistem
jumper pada jalur yang
terputus tersebut
Setelah itu kita periksa
apakah jalur dari IC
Pengontrol (IC UI)
menuju lampu LED juga
masih baik, jika jalur ini
terputus maka lakukan
sistem jumper pada jalur
yang terputus tadi
• Jika komponen maupun
jalur LED keduanya sudah
dalam keadaan baik,
tetapi ponsel tetap tidak
nyala lampu LED, maka
coba periksa dan uji
apakah IC Pengontrol (IC
UI) masih baik, jika
ternyata IC Pengontrol
(IC UI) masih baik maka
cukup panasi saja IC
Pengontrol (IC UI)
dengan menggunakan
blower secara hati-hati
• Apabila ternyata IC UI
anda yang lama sudah
rusak, maka anda perlu
mengganti IC UI ponsel
anda dengan yang baru
• Nyalakan ponsel anda,
maka ponsel anda ada
nyala lampu LED kembali
nyala lampu ataupun
lampu led tidak menyala,
maka terlebih dahulu
kita perlu melakukan
pemeriksaan dan
pengujian pada
komponen LED beserta
jalurnya terputus atau
tidak. Untuk melakukan
pengetesan kita bisa
melakukan :
• Kita gunakan
multitester manual
dengan skala xl pada
kaki-kaki LED, tetapi
dengan kutub yang
terbalik dengan kabel-
kabel dari multitester
kita, atrtinya : kabel
merah multitester
dihubungkan dengan
kutub negatif dari LED
dan kabel hitam
multitester dihubungkan
dengan kutub positif dari
LED
• Setelah dihubungkan
dengan multitester,
apabila komponen LED
dalam keadaan baik,
maka LED akan langsung
menyala, bila komponen
LED anda rusak, maka
komponen LED tidak bisa
menyala sehingga anda
perlu mengganti LED
anda yang rusak dengan
yang baru
• Jika semua LED yang
ada pada PCB ponsel
anda sudah menyala
semua saat anda periksa
dan uji dengan
menggunakan
multitester namun saat
ponsel anda dinyalakan
tetapi lampu LED tetap
tidak mau menyala maka
periksalah apakah jalur
positif (+) dari battery
menuju lampu LED masih
baik, jika jalurnya
terputus lakukan sistem
jumper pada jalur yang
terputus tersebut
Setelah itu kita periksa
apakah jalur dari IC
Pengontrol (IC UI)
menuju lampu LED juga
masih baik, jika jalur ini
terputus maka lakukan
sistem jumper pada jalur
yang terputus tadi
• Jika komponen maupun
jalur LED keduanya sudah
dalam keadaan baik,
tetapi ponsel tetap tidak
nyala lampu LED, maka
coba periksa dan uji
apakah IC Pengontrol (IC
UI) masih baik, jika
ternyata IC Pengontrol
(IC UI) masih baik maka
cukup panasi saja IC
Pengontrol (IC UI)
dengan menggunakan
blower secara hati-hati
• Apabila ternyata IC UI
anda yang lama sudah
rusak, maka anda perlu
mengganti IC UI ponsel
anda dengan yang baru
• Nyalakan ponsel anda,
maka ponsel anda ada
nyala lampu LED kembali
Subscribe to:
Posts (Atom)